Detailed Engineering Design (DED) adalah salah satu tahapan penting dalam proses perencanaan dan pelaksanaan sebuah proyek konstruksi. Pada tahap ini, desain teknis dari sebuah proyek harus disusun secara rinci, mulai dari spesifikasi bahan, dimensi, hingga detail struktur yang lebih kompleks. Untuk menghasilkan DED yang akurat dan mudah dipahami, penggunaan alat digital seperti SketchUp dan Layout sangatlah membantu, terutama bagi arsitek dan insinyur.
Mengapa Layout SketchUp Penting dalam Penyusunan DED?
Layout SketchUp adalah fitur tambahan dari SketchUp yang mempermudah pengguna dalam menyusun presentasi dan dokumentasi teknik. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk menyusun gambar 2D dari model 3D yang telah dibuat di SketchUp. Anda bisa membuat tampilan layout yang lebih profesional dengan berbagai elemen, seperti skala, anotasi, dan ukuran.
Berikut ini adalah beberapa langkah dalam menyusun DED menggunakan Layout SketchUp:
Membuat Model 3D di SketchUp
Langkah pertama tentu saja adalah membuat model 3D bangunan atau struktur yang ingin didesain. Model ini akan menjadi dasar dari semua gambar kerja yang Anda hasilkan. Pastikan semua elemen model sudah mendetail dan sesuai dengan spesifikasi yang diinginkan.
Menyiapkan Tampilan untuk Layout
Setelah model selesai, langkah selanjutnya adalah menyiapkan berbagai tampilan (scenes) di SketchUp. Anda bisa membuat tampilan denah, potongan, dan tampak dari berbagai sudut yang nantinya akan dimasukkan ke dalam Layout. Pastikan semua tampilan memiliki skala yang tepat untuk memudahkan dalam proses pengukuran dan pembangunan.
Impor Model ke Layout
Setelah scenes disiapkan, Anda dapat mengimpor model tersebut ke dalam Layout. Layout memberikan kebebasan bagi Anda untuk mengatur posisi gambar, menambahkan judul, anotasi, dan elemen grafis lainnya sehingga presentasi Anda tampak profesional dan mudah dipahami oleh kontraktor atau klien.
Menambahkan Skala dan Anotasi
Salah satu keunggulan Layout adalah kemampuan untuk menambahkan anotasi dan skala secara otomatis. Anda bisa menyesuaikan ukuran gambar, menambahkan dimensi, serta memasukkan informasi penting seperti material yang digunakan atau ketebalan dinding. Hal ini sangat penting dalam penyusunan DED, karena kesalahan skala atau anotasi dapat berakibat fatal dalam tahap konstruksi.
Menyusun Gambar Kerja
Setelah semua elemen dan anotasi ditambahkan, susunlah gambar kerja dengan layout yang rapi dan terstruktur. Biasanya, gambar kerja terdiri dari beberapa halaman yang mencakup denah, tampak, potongan, serta detail-detail teknis lainnya. Pastikan juga untuk menyertakan legenda dan judul setiap halaman agar mudah dibaca dan dipahami.
Review dan Finalisasi
Sebelum diserahkan, lakukan review terhadap seluruh gambar kerja yang sudah disusun. Pastikan semua dimensi, anotasi, dan tampilan sudah sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan. Jangan ragu untuk meminta feedback dari rekan kerja atau klien untuk mendapatkan hasil yang lebih baik.
Ekspor dan Cetak
Langkah terakhir adalah mengekspor gambar kerja dalam format PDF atau gambar vektor lainnya. Setelah itu, dokumen bisa dicetak dan diserahkan kepada pihak terkait sebagai bagian dari DED.
Pelajari Lebih Lanjut Melalui E-Course SketchUp di upsekil.com
Jika Anda tertarik untuk mendalami penggunaan SketchUp dan Layout secara lebih mendetail, upsekil.com menyediakan e-course SketchUp yang dapat membantu Anda menguasai teknik modeling 3D dan penyusunan layout untuk DED.



